Tari Gambyong SMK Al-Fallah Semarakkan Pembukaan TMMD ke-128 Pati, Budaya dan Pembangunan Berpadu

    Tari Gambyong SMK Al-Fallah Semarakkan Pembukaan TMMD ke-128 Pati, Budaya dan Pembangunan Berpadu
    Penampilan Tari Gambyong oleh siswi SMK Al-Fallah sukses mencuri perhatian tamu undangan dan masyarakat di Pembukaan TMMD Reguler ke-128 Tahun 2026 di Lapangan Desa Gunungpanti, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Rabu (22/4/2026)

    PATI - Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun 2026 di Lapangan Desa Gunungpanti, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Rabu (22/4/2026), berlangsung meriah dengan sentuhan budaya lokal. Penampilan Tari Gambyong oleh siswi SMK Al-Fallah sukses mencuri perhatian tamu undangan dan masyarakat.

    Alunan musik tradisional yang lembut berpadu dengan gerak tari yang anggun menciptakan suasana khidmat sekaligus semarak. Para penari tampil kompak, menghadirkan keindahan budaya Jawa yang sarat makna serta mencerminkan nilai harmoni dan kebersamaan.

    Penampilan tersebut menjadi salah satu rangkaian pembukaan TMMD yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan budaya masyarakat.

    Pimpinan SMK Al-Fallah, Muchlisin, mengaku bangga atas kesempatan yang diberikan kepada para siswa untuk tampil dalam kegiatan berskala daerah tersebut.

    “Kami berupaya memberikan penampilan terbaik sebagai bentuk dukungan terhadap TMMD. Ini juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan budaya daerah, ” ujarnya.

    Kehadiran seni tradisional dalam kegiatan TMMD dinilai menjadi pendekatan kultural yang efektif untuk mempererat hubungan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat.

    Selain itu, penampilan Tari Gambyong juga menjadi simbol bahwa pembangunan desa tidak hanya menyasar aspek fisik, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan nilai kebersamaan.

    Antusiasme penonton terlihat dari sambutan hangat dan apresiasi yang diberikan sepanjang pertunjukan. Momen tersebut meninggalkan kesan mendalam sekaligus memperkaya makna pelaksanaan TMMD ke-128 di Kabupaten Pati.

    Dengan perpaduan antara pembangunan dan pelestarian budaya, TMMD diharapkan mampu menciptakan kemajuan desa yang tidak hanya modern, tetapi juga tetap berakar pada kearifan lokal.

    (Agung)

    tmmd128 pati gunungpanti tarigambyong budayajawa pelestarianbudaya tni jawatengah beritadaerah
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Layanan KB Gratis di TMMD Pati Diserbu Warga,...

    Artikel Berikutnya

    Marching Band SMK Al-Falah Winong Hentak...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Menaker Yassierli Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja
    Dikebut Satgas TMMD, Jalan Pertanian 950 Meter di Desa Godo Siap Dongkrak Ekonomi Warga
    Bangun Generasi Tangguh, TNI Tanamkan Wawasan Kebangsaan ke Ratusan Siswa SMK di Pati
    Sentuhan Nyata TMMD di Desa Godo: Fasilitas MCK di Area TPU Dibangun Demi Kenyamanan Warga
    Dari Satu Saf di Desa Godo, TMMD Pati Rajut Kemanunggalan Lewat Ibadah dan Kebersamaan

    Ikuti Kami