PATI - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati telah membuktikan komitmennya melampaui sekadar pembangunan fisik. Kali ini, fokus diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan nonfisik yang memberdayakan para petani di Kecamatan Winong, Kamis (30/4/2026).
Di Desa Godo, gelaran penyuluhan yang menghadirkan narasumber dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Winong menjadi bukti nyata. Para petani antusias menyerap pengetahuan baru mengenai pengelolaan pertanian yang lebih efektif demi mendongkrak produktivitas hasil panen mereka.

Koordinator BPP Kecamatan Winong, Eko Susilo, menekankan bahwa kunci peningkatan hasil pertanian tidak semata-mata mengandalkan faktor alam. Pemahaman mendalam mengenai teknik dasar budidaya, yang seringkali terabaikan, memegang peranan krusial.
"Masih banyak petani yang belum menerapkan teknik dasar pertanian secara optimal. Salah satu yang sering diabaikan adalah penggunaan pupuk dasar sebelum tanam, " ungkapnya.
Ia mencontohkan betapa pentingnya pupuk SP36 sebagai fondasi kesuburan tanah. Menurut Eko, penerapan pupuk dasar yang tepat sasaran mampu memberikan lompatan signifikan pada kuantitas dan kualitas produksi.
"Sebagian petani belum menggunakan pupuk dasar seperti SP36, padahal ini sangat berpengaruh pada pertumbuhan tanaman dan hasil panen, " jelas Eko.
Semangat belajar terpancar kuat dari para petani yang hadir. Sesi diskusi berjalan dinamis, di mana para petani tak ragu mengajukan pertanyaan mendalam seputar tantangan di lapangan, mulai dari strategi pengolahan lahan hingga pemilihan metode pemupukan yang paling efisien. Antusiasme ini menjadi cerminan keinginan kuat mereka untuk terus mengasah pengetahuan dan keterampilan.
Kapten Inf Karjoko, Danramil 08/Cluwak sekaligus pendamping kegiatan TMMD, menegaskan bahwa aspek nonfisik merupakan pilar penting dalam setiap gelaran TMMD. Ia meyakini, pembangunan yang berkelanjutan harus selaras dengan peningkatan kapasitas masyarakat.
"Melalui penyuluhan ini, kami berharap petani memiliki wawasan baru yang bisa langsung diterapkan. Dengan begitu, hasil pertanian meningkat dan kesejahteraan masyarakat ikut terdongkrak, " ujarnya.
Program TMMD ke-128 di Kabupaten Pati ini diharapkan mampu menorehkan jejak dampak yang substansial, tidak hanya dalam bentuk infrastruktur fisik yang kokoh, tetapi yang lebih utama, peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui edukasi yang mencerahkan dan pemberdayaan yang berkelanjutan.
(Agung)

Updates.